Senin, 02 Januari 2012

PENTINGNYA KEJUJURAN DALAM KEHIDUPAN


                Apapun profesi dan pekerjaan yang dijalani seseorang harus menjadi pondasi. Sebab, hanya kejujuranlah yang mampu mengantar seseorang ketingkat kesuksesan sejati.

                Drs. Wahyudi El Panggabean mengemukakan hal itu dalam perkulihan menulis di ruang 6.21 prodi bahasa Indonesia FKIP UIR (8/12) “saya kira kejujuran menjadi kata kunci bagi setiap orang dalam kehidupan yang bermartabat”, kata Wahyudi dalam perkuliahan itu.

                Wahyudi juga melengkapi perkuliahan tersebut dengan ilustrasi–ilustrasi film-film yang dia tonton yang bertemakan kejujuran. Sehingga, mahasiswa digiring pada pemahaman bahasan :
“menulis sari perkuliahan”.

                Setelah menjelaskan teknik menulis di blog, Wahyudi kemudian meminta mahasiswa membacakan sari kuliah yang mereka buat. “ Saya kira ini salah satu metode belajar menulis di blog,” jelasnya.

KESAN-KESAN BELAJAR DENGAN WAHYUDI EL PANGGABEAN

       Pada hari kamis (4/8) saya belajar mata kuliah menulis di ruang 6.21 dengan bapak Wahyudi El Panggabean. Dari pertama kali masuk pelajaran, bapak telah bercerita tentang pengalamannya. Beliau sarjana biologi UNRI tetapi karena beliau lama bekerja sebagai wartawan akhirnya beliau menggeluti dunia menulis.

       Saya termasuk gaya belajar auditory karena itu saya sangat senang mendengarkan cerita. Bapak menceritakan kisah yang memberikan motivasi kepada saya. Saya tidak suka menulis, apalagi merangkai kata dengan bagus.

       Banyak sekali perkataan bapak yang memberikan saya motivasi, salah satunya menurut Voltare, “siapa saja mengangkat pena untuk mengarang / menulis dia telah melakukan perjuangan”. Saya sangat setuju dengan perkataannya karena menulis benar-benar sulit bagi orang yang tidak bisa mengarang. Hal itu yang saya alami saat ini.

       Saya juga senang waktu pertemuan terakhir (15/12) mata kuliah menulis karena beliau memanggil nama saya. Jarang sekali dosen mengingat nama mahasiswa yang tidak banyak bicara seperti saya. Disamping itu saya juga sedih karena tidak dapat lagi mendengar cerita dari beliau. Saya sangat berharap di semester berikutnya beliau dapat kembali mengajarkan kami.

       Bapak Wahyudi selalu mengatakan harus latihan menulis supaya bisa menulis. Inilah latihan pertama saya menulis di blog. Saya minta saran kepada bapak apabila tulisan ini banyak kesalahan atau kekurangan.